Hipertensi pada umumnya secara awam dikenal sebagai darah tinggi , merupakan penyakit tidak menular yang menduduki penyakit pertama di Indonesia. Disusul dengan diabetes melitus tipe 2, obesitas, rheumatoid artritis dan asma bronchiale.

Cara mengetahui seseorang yang mengalamai hipertensi, cukup dengan melakukan pengukuran tekanan darah. Berdasarkan asosiasi dokter penyakit jantung amerika serikat (AHA) tahun 2017, tekanan darah dapat di klasifikasikan menjadi:

  1. Normal: berada di bawah 120/80 mmHg.
  2. Meningkat: berkisar antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan < 80 mmHg untuk tekanan diastolik.
  3. Hipertensi tingkat 1: 140/90 mmHg hingga 159/99 mmHg.
  4. Hipertensi tingkat 2: 160/100 atau lebih tinggi.

Hipertensi sering kali disertai dengan keluhan lemah dan pusing, sakit kepala berat, gangguan penglihatan, mimisan, perubahan irama jantung, sulit bernapas dan nyeri dada. Namun ada juga penderita hipertensi yang tidak merasakan adanya keluhan.

Hipertensi dapat dikarenakan penyakit lain didalam tubuh seperti gangguan ginjal, gangguan kelenjar tiroid, kelainan pembuluh darah, tumor adrenal. Selain itu dapat ditemukan juga pada ibu yang sedang hamil, penggunaan alkohol penyalahgunaan, NAPZA maupun penggunaan obat tertentu lainnya. Namun tidak semua penyebab hipertensi dapat diketahui.

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan organ lain didalam tubuh. Kerusakan dapat terjadi pada gagal jantung, stroke, serangan jantung, gagal ginjal, kebutaan, serta penyakit lainnya.

Usia dan keturunan merupakan faktor yang tidak dapat diubah dalam terjadinya peningkatan resiko hipertensi. Tetapi ada beberapa faktor lain yang masih dapat diubah dengan menjaga pola hidup yang sehat. Dengan menghindari asap rokok, makan-makanan bergizi seimbang, mengurangi asupan garam, olah raga secara teratur, mengelola stress dan istirahat yang cukup, dapat mencegah terjadinya hipertensi.

Rutin melakukan kontrol kedokter merupakan salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk memonitor tekanan darah. Dokter akan memberikan obat-obatan pada kondisi hipertensi yang tidak dapat terkontrol walau sudah melakukan pola hidup sehat. Obat-obatan yang diberikan bersifat menjaga tekanan darah tetap terkontrol sehingga diperlukan konsumsi obat yang berkelanjutan untuk tetap menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Emergency Services Find Doctor Booking Appointmen

Pin It on Pinterest

Share This